Melihat Rafflesia Arnoldii di Bengkulu

Whoaaa! Akhirnya setelah 2 tahun tinggal di Bengkulu, saya bisa melihat Rafflesia Arnoldi. Bahagia! :’))) Sudah sejak awal tugas di sini saya pengin banget liat secara nyata tapi Rafflesia ini kan ga tumbuh setiap hari ya. Berbunga-nya setahun sekali, di tempat yang ga terduga, pun cuma bertahan paling lama seminggu. Perjuangan banget kan? Manalah berbunganya di hutan.

Rafflesia Arnoldii
Rafflesia Arnoldii yang mekar sempurna!

Continue Reading

Secangkir Kopi Arabica dari Gunung Kaba

I’m not a big fan of coffee, tapiiii saya dikelilingi oleh orang-orang yang cinta berat sama kopi, yang harus ngopi setiap hari,  bahkan ada yang kudu ngopi sampe bergelas-gelas sehari, dong! Jadi saya bisalah ngopi sesekali kalo lagi pengin.

Kebetulan banget kemarin pas Kopdar Bobe ke X, temanya tentang menuju konferensi kopi dunia di Bengkulu. Seperti yang sudah kita ketahui, Bengkulu alamnya kayaaa banget, selain ada kebun teh, juga ada Kebun Kopi. Jenis kopinya pun banyak. Nah, dari sekian banyak pengusaha yang memberi edukasi tentang kopi, ada satu kopi yang bikin saya tertarik, yaitu Kopi Arabika.

Kopi Arabika Edu Coffee (1)

Baca Juga: Kabawetan, Kebun Teh di Bengkulu

“Apa yang menarik dari kopi Arabika?”

Sebelum menjawabnya, saya dan teman-teman sudah lebih dulu mencoba oleh-oleh dari Ko Andi, pemilik Edu Coffee, yaitu sebungkus Kopi Arabika dari Gunung Kaba, Bengkulu. Ludes buat diseduh orang sekantor. :)))) Btw, Edu Coffee ini adalah salah satu cafe di Bengkulu yang sudah cukup lama eksistensinya. Dulu waktu pertama kali pindah, tempat nongkrong pertama saya ya di Edu Coffee ini. FYI, selain bisa nongkrong cantik, Edu Coffee juga menyediakan penjualan kopi, baik yang masih biji yang sudah disangrai, maupun yang sudah dalam bentuk bubuk siap seduh. Sesuai klaimnya, kopi di Edu Coffee selalu freshly roasted. Kenikmatannya tentu selalu terjaga.

Kopi Arabika Edu Coffee (2)
Kopi Arabica, Edu Coffee Bengkulu

Baca Juga: Review Edu Coffee Bengkulu

Dibanding dengan Robusta yang lebih sering dinikmati oleh rakyat jelata orang kebanyakan, Kopi Arabika punya penikmatnya sendiri. Konon kabarnya, sebelum disangrai, kopi Arabika punya aroma layaknya blueberry. Saat kami mencoba Kopi Arabika dari Edu Coffee, wangi fruitynya ternyata gak hilang dan bikin saya jatuh cinta. Wangiiii sekali.

Waktu diminum juga ada hint rasa fruitynya. Tapiiii, rasa kopinya cenderung lebih asam dibanding kopi yang biasa saya minum. Ternyata setelah saya browsing plus bertanya ke teman-teman penikmat kopi yang ikut mencicipi, Kopi Arabika ini acidity alias tingkat keasamannya lebih tinggi dibanding Kopi Robusta. Sorry ya kalo misalnya salah dari tata cara menikmati kopi yang benar, tapi Kopi Robusta ini rasanya lebih nikmat diminum saat sudah agak dingin. Hmm, nikmatnya masih terasa di ujung lidah saya. Slurrrp~ :9

Kopi Arabika Edu Coffee (3)
Cara menikmati kopimu

Eiya kalo ditanya mau beli lagi atau gak di Edu Coffee, saya mau bangeeeet. Tapi mungkin saya belinya yang Robusta aja kali, ya? Hehe.

Edu Coffee Bengkulu
Jl. Suprapto No 2, Bengkulu
E: educoffee.bkl@gmail.com
I: @educoffee.bkl

Continue Reading

Sehari di Kepahiang

Emang di Kepahiang ada apa aja, Ta? Bisa ke mana aja? Liat apa? Beneran sehari cukup?

Kepahiang adalah salah satu Kabupaten yang ada di Bengkulu yang letaknya di dataran tinggi pegunungan Bukit Barisan. Kalo kamu pernah ke Puncak, Jawa Barat, nah daerahnya mirip dengan kawasan itu. Jadi kalo kamu tinggal di Bengkulu ga perlu jauh-jauh ke Jawa dulu untuk melihat kawasan ijo royo-royo yang sungguh indah ini.

Kemarin saya, Kak Nanim, Atasan baru saya, serta satu teman kantor lainnya mencoba mengeksplor wisata di Kepahiang. Pukul 09.00 pagi kami berangkat menuju Kepahiang, sepanjang perjalanan, kami disuguhi pemandangan yang mashaa Allah indahnya.. hijau di mana-mana, sejuk.. Untuk yang mabuk darat, saya gak menyarankan perjalanan ini karena jalannya cukup berliku. Secara naik gunung kan, ya. Kalo pun tetap ingin ke sana, jangan lupa untuk membawa obat anti mabuk ya.. 😀

Continue Reading

3 Pantai Wajib Kunjung di Kota Bengkulu

Ke Bengkulu tapi ga ke Pantai? Sama aja kaya makan siang tapi tanpa karbohidrat, kurang lengkap rasanya deh. Secara Bengkulu kan daerah pesisir yang sudah tentu banyak pantainya. Jadi wisata wajib kalo ke Bengkulu ya Pantai. 🙂

Karena banyaknya pantai di sini, maka saya akan fokus ke pantai-pantai yang berada di Kota Bengkulu-nya sendiri dulu ya.

1. Pantai Teluk Sepang

Pantai yang lumayan jauh dari pusat kota. Jaraknya sekitar 20 KM dari Simpang 5 Ratu Samban. Untuk lebih mudahnya, Pantai ini berada di Kelurahan Teluk Sepang yang dekat dengan Kantor Pelindo di Pulau Baai. Dinamakan Pantai Teluk Sepang karena berada di kelurahan Teluk Sepang. ^^’ Setelah melewati Kantor Pelindo, kita masih harus melewati perkebunan dan jalan setapak (yang hanya bisa dilewati motor).

Continue Reading

Hari Batik Besurek

Hm, Batik Besurek? Ada yang punya? Atau minimal pernah denger? 🙂

Hm.. sebentar, simpen dulu jawabannya ya.. hehe.

Kalau pertanyaannya saya ganti dengan Batik Solo, Batik Jogja, Batik Pekalongan? Pasti pada jawab pernah denger ya, bahkan mungkin sudah banyak banget koleksinya di lemari buat dipake ke kantor atau dateng ke acara-acara resmi. Sebenernya sama seperti daerah-daerah lain di Indonesia, Bengkulu juga punya batik khas,  Batik Besurek namanya. Nama ini tentu ada asalnya, sebelumnya saya jelaskan dulu artinya, ya, Pemirsa. *suguhin kopi

Besurek sendiri dalam bahasa Bengkulu adalah bersurat atau tulisan. Bahasa ini merupakan bahasa Bengkulu yang terpengaruh dialek melayu. Kalau dilihat dari motifnya, tentu kita akan langsung tau alasan motif batik ini dinamakan demikian. Motif Batik Besurek sangat kental dengan tulisan kaligrafi Arab gundul berpadu dengan Bunga Rafflesia yang merupakan ciri khas Bengkulu. Ini yang membuat Batik Besurek berbeda dengan batik-batik lainnya (walaupun memang setiap motif batik pasti ada ciri khas masing-masing dan berbeda sih ya *lah haha).

Continue Reading

Panties Pizza Bengkulu

Holla, akhir-akhir ini warga Bengkulu tampaknya sudah mulai konsumtif, ya, terbukti dengan mulai bermunculannya tempat nongkrong kekinian di sini. :mrgreen: Saya yang pendatang tentunya cukup senang karena gak perlu pusing nyari tempat kalo mau ngabisin uang kulineran atau sekedar makan cantik di akhir pekan.

20160919_150109-01

Adalah Panties Pizza, yang baru aja grand opening tanggal 18 September kemarin. Saya pernah liat Panties Pizza ini di Jogja tapi belom pernah nyoba. Kenapa? Gak sempet, Sist, tiap ke Jogja mesti diburu-buru itinerary! Hiks

Continue Reading

Resto Kampoeng Pesisir, Bengkulu

Holaaaaa! *semprot sarang nyamuk* karena sarang laba-laba sudah terlalu mainstream ye kan tepat 2 bulan sudah saya gak cerita apa pun di mari. Kangeeeen banget blogwalking, baca cerita-cerita temen-temen, ngeliatin makanan enak, tempat-tempat keren, tapi apalah daya. Selain saya sempet drop, kerjaan juga lagi hectic. So yeah, babay blog deh. Walaopun saya sempet intip-intip juga sih selewat. ?

Btw, saya sudah resmi setahun pindah ke Bengkulu. Gimana rasanya? Ya dienakin aja lah ya *Ikhlas, ga, Neng? ? Dalam waktu setahun tentunya juga saya udah lumayan banyak makan asam garam icip-icip tempat makan di sini. Karena di kawasan pesisir, Bengkulu terkenal dengan makanan lautnya. Nah salah satu resto penganan laut terbaru di Bengkulu adalah Kampoeng Pesisir. Resto ini terletak di kawasan wisata Pantai Panjang, yang memang banyak banget menawarkan tempat makan serupa, tapi resto ini agak berbeda dengan resto-resto pendahulunya. Kenapa?

Continue Reading

Gerhana Matahari (tidak) Total

Di Indonesia yang dilintasi oleh Gerhana Matahari Total (GMT) cuma di 12 provinsi. Bengkulu menjadi salah satunya, tapi di Kabupaten Muko-Muko, kalo dari Kota Bengkulu kira-kira bisa ditempuh dalam 4 jam. Nah yang di Kota Bengkulunya kaya saya, bisa liat juga namun Gerhana Matahari yang gak total alias sebagian aja. ? Di Palembang juga bisa liat GMT ini tapi apalah daya, nasib belom dapet jatah cutay, Pemirsa. *kemudian curhats*

Tadi saya (di)bangun(in) (lagi) sama Kak Nanim sekitar jam 6an. Karena udah mulai gerhana, kita solat gerhana dulu lah ya. Setelahnya karena mager jadi skip mandi dan langsung siap-siap buat ke Benteng Marlborough yang cuma selemparan koin dari Kost. Tapi tetep pake alis sama bedakan dikit dulu huahaha. Walaupun gak mandi tetep kudu paripurna yes! ?

Continue Reading

[Rabu Seru] #VisitBengkulu Pulau Tikus, Bengkulu

Alohaaa~ *dadah-dadah sambil nari hula-hula* *ceritanya baru balik mantai*

Jadi di Bengkulu ini ada salah satu Pulau yang lagi naik daun, namanya Pulau Tikus. Ukurannya 1,5 hektar. Cuma kayanya sudah mengecil karena abrasi gara-gara terumbu karangnya banyak yang rusak. Huhu. Saya udah tau sebelum pindah hihi karena seperti biasa saya keypooo akunnya Bengkulu di Instahram. *bakat jadi Intel* XD trus saya bilang ke Papa mau ke sana nanti kalo udah pindah, Papap ngebolehin, tapiiiiiii.. begitu pindah, Papap nganterin saya kan, dan liat kalo ke sananya harus pake pake nelayan yang kecil dan kebetulan buruk, ombaknya lagi gede waktu itu, otomatis Papap langsung narik izinnya dong! :((((

Continue Reading