Daily Life

Not Looking At Too Much Social Media

Kata Michelle Obama waktu ditanya apa yang menurut deseu paling penting buat kesehatan mental. Sepakat ga sih, Pemirsa? Aku sih wholeheartedly agreeeeee! *Iya, Ta, Iya. Santai kali*

Jadi sudah nyaris sebulan aku deactivated Instagram dan Twitter (bahasa kerennya social media detox) karena bikin worry, takut, apalagi baca-bacain cuitan maupun tulisan orang-orang, gah, overwhelmed. Plussss bulan lalu sempet nonton The Social Dilemma, makin cemas dong ya hahaha. Padahal sedikit banyak paham gimana media sosial bekerja, tapi waktu dibredelin satu-satu, ya tetep takut juga. Lagian menurutku (pada waktu itu) scrolling over linimasa maupun feed dan story lebih condong bikin ga fun, ga tenang, I guess I need a break.

Aku mengurangi intensitas penerimaan informasi, biar hidup lebih santai. Pasti akan ‘ketinggalan’ informasi, tapi gapapa. Tetep bisa keep up dengan berita melalui langganan newsletter (Hai, Catch Me Up! Terima kasih sudah menemani pagi hari kerjaku), Line Today (Iya, masih pake Line banget buat pacaran hahaha). Tapiii walaupun bikin tenang sekejap, ga punya media sosial juga punya downside, ketinggalan PO makanan contohnya hihi, untung Kak Dila sampe nyariin dan chat di WhatsApp waktu buka PO Oseng Mercon, lafyu Kak Dilssss! :*

Trus sekarang masih deactivated media sosial?

Ya dan tidak.

Untuk Twitter karena cuma bisa deactivated 30 hari aja, jadi udah diaktifin. Tapi tetep jarang banget scrolling timeline karena lelaaaaah ga punya tenaga lagi buat mikir aneh-aneh (looking at you covid, RUU hana hene, semuaaaa hal), jadi cuma ngetweet (karena lagi WFH, ga bisa ngobrol receh, butuh pelampiasan ngomel hahaha) plus nonton video (tasty, yn_kobe, guguk-guguk gemas), lalu sign out! Gitu terus setiap hari.

Gimana Instagram? Sejauh ini masih kuat dong tanpanya! 😀

Lalu apa inti dari tulisan ini? Nothing. Hahahaha pokonya yang nyariin aku, reach me through WhatsApp yah. (Ciee GR kaya ada yang nyariin). Aku kabur dulu demi ketenangan duniawi dan kemaslahatan mentalku. Ciao.

Previous Post

You may also like

Leave a comment

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: