Makan Burger Sehat di Burgreens Tebet

Temen-temen kalo liburan apa yang dicari? Selain merelaksasi badan dan pikiran biasanya saya gak akan meninggalkan bagian kulineran. Minggu lalu waktu libur May Day, saya yang kebetulan nginep di daerah Tebet, mulai mencari-cari makanan apa yang bisa dicoba. Karena sorenya saya sudah harus ke Bandara, jadi nyarinya memang sengaja di lokasi yang ga jauh plus ga ke arah yang bakal macet, secara banyak demo.

Browsing di Instagram dengan hestek #kulinertebet, sampailah saya di akun Burgreens. Kebetulan dari 3 outlet, ada satu cabang yang di Tebet Barat Raya. Meluncurlah saya beserta rombongan ke sana. Tempatnya kecil sih, yang sering lewat sana bahkan sering gak sadar ada Burgreens ini *colek sepupu*. Tempat makannya ada di lantai 3, dengan pilihan indoor dan outdoor. Karena kita ke sana jam 11 di mana matahari lagi terik-teriknya, jadi kita memilih indoor biar adem. Tapi kayanya kalo sore, lebih enak nongkrong di luar karena bakal banyak angin sepai sepoi.

Burgreens Tebet (4)
Burgreens Tebet (Outdoor)
Burgreens Tebet (3)
Inside Burgreens Tebet
Burgreens Tebet (2)
The Kitchen
Burgreens Tebet (1)
Diet Chart
Continue Reading

Antre The Halal Guys Indonesia

Hallo! Udah pada tau belom kalo The Halal Guys (iya yang terkenal banget itu), food truck yang aslinya dari New York udah buka cabang di Indonesia, tepatnya di Senayan City, Jakarta. Dibuka untuk umum per tanggal 28 April kemarin, lalu selama 2 hari setelahnya mereka bagi-bagi free platters untuk 300 pengunjung pertama.

The Halal Guys (1)
The Halal Guys. Perpaduan warna kuning dan merah bener-bener bikin nafsu makan membuncah.

Continue Reading

Celebrating 24 Years of Awesomeness

“Growing old is mandatory but growing up is optional.”

Pergantian hari ke tanggal 30 April kemarin saya habiskan di mobil bareng Mas Patjar, Kakaknya, dan Kakak Ipar. Untung aja ga pas lagi macet-macetan keluar AEON hahaha. Yeaaaa asyik udah 24 tahun! Beneran asik ga, sih, Ta? Ga tau, kan baru beberapa hari. LOL.

birthday cake (1)
Birthday Cake pertama. Yummeeeeh.

Sampe rumah jam 00.15. Lalu dikasih Hokkaido Cheese Tart as a birthday cake dari Ayuk sepupu, tiup lilin bentar lalu tepar. Hehe. Paginya saya dapet kue lagi yang disuruh milih sendiri sama si Ayuk Shanti, belinya di @cherish_cakesandsnacks punya Kak Rere. Kita beli yang Mocca Nougat, beh waktu gojeknya dateng wanginya udah semriwing. Tanda-tanda kenikmatan yang haqiqi. <3

birthday cake (2)
Mocca Nougat super wangi dari @cherish_cakesandsnacks <3

Seharian itu saya bareng sama keluarga dan super seneng. Yay ulang tahunan gak saya habiskan sendirian di antah berantah #iykwim. :’)))) Untung jadwalnya bisa klop dan thanks to mayday jadinya long weekend, pada bisa ngumpul deh. Alhamdulillah.

Terus kadonya disuruh milih sendiri sama Mas Patjar, melipir dulu deh ke toko kacamata. Bolak balik muterin tokonya sampe beberapa kali baru diapprove sama Ayuk dan Mas Patjar. LOL. Btw saya baru tau juga kalo sekarang ada lensa Blue Intercept, yang gunanya menghalangi radiasi sinar biru dari Gadget, PC, etc. Yayay, terima kasih, Masnya.

birthday cake (3)
Matcha Missu dari temen-temen kantor.

Selasa kemarin pas masuk kantor, dikasih kue lagi sama orang kantor, Matcha Tiramissu. Enaknyooo~ yang seneng makannya cuma saya doang haha, yang lain pada gak suka matcha abisnya, jadi sepotong doang udah pada mengernyitkan dahi tanda ga suka. Sampe sekarang kuenya masih ada di kulkas. :’))))

“Apa rasa dan harapan di tahun ke 24 ini, Ta?”

24

Rasanya sedih seneng campur aduk. Sedih karena berkurang 1 jatah umur sedangkan menurut saya achievement yang dicapai belom begitu banyak. Semoga terus dikasih kesempatan belajar dan mendewasa ya, Gusti. Allahumma aamiin..

Continue Reading

[Ala Ata] Portuguese Egg Tart

Keuntungan tinggal di tempat yang agak telat soal makanan kekinian bikin kita harus kreatif. Mulai dari nyari resep yang cocok, beli bahan, praktek bikinnya, sampai mengira-ngira rasa resep aslinya. Secara cuma liat foto doang sama review orang-orang. Setelah sebelumnya mencoba mengeksekusi Hokkaido Cheese Tart, long weekend kemarin saya mencoba membuat Portuguese Egg Tart. Mumpung balik ke rumah dan waktunya kangen-kangenan sama oven. 😛

Lalu apa bedanya Portuguese Egg Tart dan Hokkaido Cheese Tart? Sepintas mirip tapi dari namanya pun sudah terlihat berbeda. Yang Portuguese cenderung manis karena rasa custardnya murni dari telur, susu, dan whipping cream cair (bahkan ada yang skip whipping cream). Sedangkan Hokkaido Cheese Tart cenderung asin dan tangy (in a good way) karena memakai cream cheese. Ketauan dong ya, lebih murah yang mana? LOLOLOL. Perbedaan lainnya di crust, Portuguese Egg Tart memakai puff pastry, sedangkan Hokkaido Cheese Tart menggunakan adonan kulit pie.

portuguese egg tart (1)
Portuguese Egg Tart

Portuguese Egg Tart
Oleh @Tintinrayner
Dibuat ulang oleh Ata
Hasil jadi: 12 pcs

Bahan Crust:

  • 2 lembar Puff Pastry Instan (Merk Edo – boleh banget kalo mau bikin sendiri), diamkan di suhu ruang selama 20 menit.

Bahan Custard Filling:

  • 60 ml Whipping Cream (Saya pake Merk Anchor yang cair)
  • 60 gr gula pasir
  • 2 butir kuning telur
  • 1 sdm Maizena
  • 260 ml Susu Full Cream Cair (Saya pake 200ml susu, 60 ml air)
  • Essens vanilla secukupnya

Cara Membuat:

1. Nyalakan oven di suhu 200 C. Diamkan.

2. Campur semua bahan custard filling, masak dengan api kecil sampai kental tapi masih dengan konsistensi agak cair.

3. Gilas lembaran puff pastry sampai agak tipis, usahain sama rata ya ketebalannya, potong melingkar sesuai loyang. (saya pake loyang muffin). Letakkan di loyang. Tusuk-tusuk puff pastry dengan garpu.

4. Tuang filling sampai 3/4 crust.

5. Panggang selama 20 menit dengan api bawah dan atas. (Saya memanggang dengan api bawah 20 menit, dilanjutkan dengan api atas 10 menit). Tandanya matang, puff pastry mengembang dan atas fillingnya terkaramelisasi dengan baik.

Hasilnya enak banget, renyah bercampur lembut fillingnya, apalagi dimakan selagi hangat. Tapi buat saya yang bukan sweet tooth, rasanya kemanisan huhu. Kalo bikin lagi saya akan mengurangi takaran gulanya sampe setengah deh kayanya. Plus akan menyalakan api atas agak lebih lama, karena yang saya Portuguese Egg Tartnya masih kurang terkaramelisasi. 😀

Continue Reading

Ada apa di Gardens by The Bay (Flower Dome & Cloud Forest)?

“Enter a world of perpetual spring, where unique plants bloom.”

Gardens by The Bay

Puas melihat permainan cahaya di ArtScience Museum, kami berjalan kaki lagi menuju Gardens by The Bay, jaraknya sekitar 1.8km. Makanya hari itu kami dedikasikan untuk hari wisata karena Singapore Flyer, ArtScience Museum, Merlion Park, serta Gardens by The Bay ada di dalam satu area, Marina Bay, dengan jarak yang cukup dekat, jadi bisa habis dikunjungi dalam satu hari saja. Selain itu, walaupun jalan kaki ternyata saya survived kok, tapi baliknya ini kaki berlumuran muscle rub LOLOLOL

Di area Gardens by The Bay, cukup banyak section yang bisa diexplore. Mulai dari Flower Dome, Cloud Forest, OCBC Skyway (Supertree Groove), dan Far East Organization Children’s Garden. Eiya ada juga Outdoor Garden. Dua tempat terakhir, free admission, lho. Sedangkan Flower Dome dan Cloud Forest harga tiket keduanya adalah $28. Kami membayar $3 lagi, untuk memakai jasa Shuttle Service (PP). Jadi totalnya $31.

Continue Reading

Itinerary Mainstream 3 Hari di Singapore

Setelah menulis tentang tips hemat di Singapore, kali ini saya mau bahas itinerary ter-mainstream kalo jalan ke Singapore bagi pemula. Kebetulan saya dan ketiga temen lainnya bikin grup di WA (Ok, semua aja dibikinin grup di WA mah). Dan kita baru bahas itinerary ini H-1. Temen saya yang lain menyerahkan perihal jadwal ini ke saya, karena saya juga belom pernah ke sana jadi itinerary ini dibuat bermodalkan gugling, feed Instagram rang-orang, sama review tempat di blog.

itinerary 3 hari di singapura

Continue Reading

Tips Hemat di Singapura Bagi Pemula

Akhirnya bisa cap paspor juga, setelah tahun kemarin bikin paspor. Norak much? Biarin lah yaw~ Dari semenjak tugas di Bengkulu saya dan Kak Nanim beberapa kali pengin nyebrang ke Singapura karena tiket Bengkulu – Batam lumayan murah, namun karena kita beli tiket last minute jadi ya tetep mahal juga karena tripnya dadakan sih. XD Di Singapuranya saya lumayan hemat, karena nuker $500an cuma kepake $200 lebih dikit. Jadi saya mau bagi-bagi tipsnya.

TIPS HEMAT DI SINGAPURA

Continue Reading

Amanie Salon & Spa Muslimah

Kamu #teamjilbabcepol atau #teamtanpacepol? Saya termasuk yang terakhir, gak doyan banget pake cepol apalagi kalo udah gede banget. Dulu pada jamannya, banyak banget kan ya yang bikin tutorial jilbab pake cepol buatan yang gede bahkan ada yang pake handuk dong! XD Kaget gak? Saya pun. Terlepas dari katanya gak boleh karena menyerupai punuk unta, saya ngerasanya gak nyaman aja gitu kalo cepolnya gede banget apalagi yang tinggi menjulang udah kaya pake candi di atas kepala. *plester mulut*

Selama ini rambut saya panjang, jadi saya mengandalkan rambut asli yang dikuncir. Belakangan, suka gerah manalah kalo keramas keringnya lama, sedangkan saya udah males banget nungguin rambut kering, jadi yawis ditinggal tidur aja. Turns out jadinya lembab, baunya ga gitu enak, dan ketombean! Huhu. Akhirnya saya pangkas deh rambut saya dengan potongan bob sekuping kaya Mba Dian Sastro (rambutnya lho ya, muka tetep sih B aja hahahaha). Awalnya karena kesulitan cari salon khusus wanita di Bengkulu, jadi saya potong sendiri dengan modal ngeliat tutorial di youtube! Gak rapi sih, toh gak ada yang liat ini. Haha.

Continue Reading

Belanja Baju Murah di Bandung

Tentu kamu sudah tau kalau Bandung adalah gudangnya fashion stuff, apalagi baju. Gak heran style teteh-tetehnya pada ketje dan terkadang menjadi panutan yang hqq kalo kata the millenials huehe. Factory outlet, distro, butik-butik dengan harga terjangkau pun cukup banyak di sini. Mulai dari FO di sepanjang jalan Riau, Distro di Jl Trunojoyo, bahkan sampe nyaris di ujung kota kaya Jl Soekarno Hatta pun ada juga, lho. Kalau ke Bandung, hampir bisa dipastikan saya selalu mandatory visit ke tempat di bawah ini:

pexels-photo-25641 copy

Continue Reading